Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Stabil di Level Tinggi Meski Dunia Penuh Tekanan!
Wednesday, 7 January 2026 07:14 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas dunia tetap stabil di sekitar $4.500 per ons setelah tiga hari berturut‘turut naik tajam. Para pedagang kini lebih fokus pada data ekonomi AS yang akan dirilis minggu ini, ketimbang berita geopolitik yang sedang memanas di beberapa belahan dunia. Penetapan harga ini menunjukkan investor masih berhati‘hati menunggu informasi terbaru yang bisa memengaruhi pasar.

Berita tentang penangkapan pemimpin Venezuela, serta komentar dari Gedung Putih soal kemungkinan penggunaan kekuatan militer di berbagai wilayah, sempat membuat ketegangan global meningkat. Bahkan ketegangan antara Tiongkok dan Jepang karena kontrol ekspor barang‘barang tertentu juga ikut menyita perhatian pasar. Namun semua itu belum cukup kuat untuk mendorong emas menjauh dari level stabilnya saat ini.

Para pedagang kini menantikan serangkaian data penting dari AS, termasuk laporan pekerjaan bulan Desember yang akan keluar pada hari Jumat. Indikator ekonomi awal yang sudah dirilis menunjukkan aktivitas manufaktur yang lebih lemah dari perkiraan, yang memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga lagi. Suku bunga yang lebih rendah biasanya membuat emas, yang tidak memberikan bunga, menjadi lebih menarik sebagai investasi.

Selain emas, logam mulia lain seperti perak, platinum, dan paladium juga menunjukkan kenaikan harga baru‘baru ini. Harga perak naik sekitar 0,8%, sementara platinum dan paladium ikut menguat di sesi perdagangan terbaru. Pelemahan dolar AS juga turut membantu kinerja logam mulia tersebut di pasar. (az)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS